Follow by Email

ANDA TEPAT MENGAKSES BLOG INI.. SELAMAT MEMBACA

Gali Sebanyak Mungkin Apa yang Anda Butuhkan

Kamis, 30 Juni 2011

Cabang-cabang Biologi

Biologi memiliki cabang ilmu yang spesifik dan objek kajian yang semakin khusus untuk memudahkan cara pembelajarannya, mengingat pada umumnya seseorang hanya mampu mendalami salah satu cabang ilmu. Cabang cabang Biologi tersebut antara lain:



Anatomi: Ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian struktur tubuh dalam makhluk hidup

Agronomi: Ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya


Andrologi: Ilmu yang mempelajari tentang macam hormon dan kelainan reproduksi pria


Algologi: Ilmu yang mempelajari tentang alga/ganggang


Botani: ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan


Bakteriologi: Ilmu yang mempelajari tentang bakteri


Biologi molekuler : Ilmu yang mempelajari tentang kajian biologi pada tingkat molekul


Bioteknologi: Ilmu yang mempelajari tentang penggunaan penerapan proses biologi secara terpadu yang meliputi prosesbiokimia, mikrobiologi, rekayasa kimia untuk bahan pangan dan peningkatan kesejahteraan manusia.


Bryologi: ilmu yang mempelajari tentang lumut


Kardiologi: ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah


Dendrologi: ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana


Ekologi: Ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan


Embriologi: Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio


Entomologi: Ilmu yang mempelajari tentang serangga


Enzimologi: ilmu yang mempelajari tentang enzim


Evolusi: Ilmu yang mempelajari tentang perubahan struktur tubuhmakhluk hidup secara perlahan-lahan dalam waktu yang lama


Epidemiologi: Ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit


Eugenetika: Ilmu yang mempelajari tentang hukum pewarisan sifat


Endokrinologi: Ilmu yang mempelajari tentang hormon


Enzimologi: Ilmu yang mempelajari tentang enzimFisiologi : Ilmu yang mempelajari tentang faal (fungsi kerja) organ tubuh


Fisiologi: Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh


Fisioterapi: Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadappenderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot


Farmakologi: Ilmu yang mempelajari tentang obat-obatanGenetika : Ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat


Genetika: ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat


Histologi: Ilmu yang mempelajari tentang jaringan


Higiene: Ilmu yang mempelajari tentang pemeliharaan kesehatan makhluk hidup


Harpetologi: ilmu yang mempelajari reptilia/ular


Imunologi: Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh


Ichtiologi: Ilmu yang mempelajari tentang ikan


Karsinologi: Ilmu yang mempelajari tentang crustacea


Klimatologi: Ilmu yang mempelajari tentang iklim


Limnologi: Ilmu yang mempelajari tentang perairan mengalir


Mamologi: ilmu yang mempelajari tentang mammalia


Mikologi: ilmu yang mempelajari tentang jamur


Mikrobiologi: Ilmu yang mempelajari tentang mikroorganisme


Malakologi: Ilmu yang mempelajari tentang moluska


Morfologi: Ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luarorganisme


Mikologi: Ilmu yang mempelajari tentang jamur


Neurologi: Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem saraf


Nematologi: ilmu yang mempelajari tentang nematoda


Organologi: Ilmu yang mempelajari tentang organ


Onkologi: ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya


Onthogeni: Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa


Ornitologi: Ilmu yang mempelajari tentang burung


Phylogeni: Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhlukhidup


Patologi: Ilmu yang mempelajari tentang penyakit dan pengaruh-nya bagi manusia


Palaentologi: Ilmu yang mempelajari tentang fosil


Paleobotani: ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau


Paleozoologi: ilmu yang mempelajari tentang hewan purba


Parasitologi: Ilmu yang mempelajari tentang makhluk parasit


Protozoologi: Ilmu yang mempelajari tentang Protozoa


Primatologi: ilmu yang mempelajari tentang primata


Pulmonologi: ilmu yang mempelajari tentang paru-paru


Radiologi: ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi gelombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik


Rekayasa Genetika: ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetic


Sanitasi: Ilmu yang mempelajari tentang kesehatan lingkungan


Sitologi: Ilmu yang mempelajari tentang sel


Taksonomi: Ilmu yang mempelajari tentang penggolongan makhluk hidup


Teratologi: Ilmu yang mempelajari tentang cacat janin dalam kandungan


Virologi: Ilmu yang mempelajari tentang virus

Dari uraian di atas, biologi ternyata secara detail mempunyai begitu banyak cabang ilmu yang semua itu ditujukkan agar lebih rinci penguasaan pada bidang nya. untuk memahami kenapa bisa muncul sedemikian banyaknya cabang ilmu diatas dapat dianalisa dari kajian Obyek biologi yang melatar belakangi.

Biologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu bio yang berarti hidup dan logos yang berarti ilmu pengetahuan. Dengan demikian, biologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang hidup dan kehidupan. Objek dari biologi adalah semua makhluk hidup, mulai dari tingkat atom,molekul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, ekosistem, sampai bioma.

Pada tingkat molekul, biologi mempelajari berbagai macam struktur dan ciri molekul yang berperan dalam reaksi penyusunan dan pembongkaran. Molekul-molekul tersebut saling berhubungan dalam membentuk sel. Sel bergabung menyusun jaringan dan beberapa jaringan menyusun organ. Sistem organ bergabung menyusun tubuh makhluk hidup (individu).

Setiap individu saling berhubungan membentuk sekumpulan individu sejenis yang disebut populasi. Sekumpulan populasi yang saling berhubungan satu dengan yang lain akan membentuk komunitas.Komunitas dengan lingkungan abiotik menyusun ekosistem. Gabungan berbagai ekosistem akan membentuk bioma. Hubungan antarbioma di permukaan bumi akan membentuk biosfer.

Urutan demi urutan yang disebutkan di atas disebut sebagai organisasi kehidupan. Perhatikan gambar berikut.

sumber:http://www.alatperaga.com

Menurut Biological Science Curriculum Study (BSCS), biologi memiliki objek berupa kingdom (kerajaan), yaitu :

1.Monera








2.Protista






3.Fungi







4.Plantae







5.Animalia (hewan)









Dari banyaknya materi biologi, maka alangkah baiknya sedikit demi sedikit dipahami terlebih dahulu istilah/dasar materi biologi yang lazim dipakai yang setiap kali muncul di berbagai tulisan. Silahkan dibaca dan dipahami baru dihafal dan dimengeri hehehe

1. Uniseluler ialah makhluk hidup bersel satu dan tidak dapat dilihat secara langsung. Kita dapat melihatnya dengan mikroskop. Fungsi kehidupan dilakukan oleh bagian-bagian penyusun sel itu sendiri.

2. Multiseluler ialah makhluk hidup bersel banyak, dapat dilihat secara langsung tanpa bantuan mikroskop, dan tubuhnya sudah mengalami pembagian tugas yang baik.

3. Eukariotik ialah makhluk hidup yang memiliki membran inti sel sehingga inti sel tidak bercampur dengan sitoplasma (cairan sel).

4. Prokariotik ialah makhluk hidup yang belum memiliki membran inti sel sehingga bahan-bahan inti sel bercampur dengan sitoplasma.

5. Heterotrof ialah makhluk hidup yang mengambil bahan organik dari makhluk hidup lain dan tidak dapat membentuk bahan organik sendiri.

6. Autotrof ialah makhluk hidup yang dapat menyediakan bahan organik sendiri melalui proses fotosintesis. Makhluk hidup ini dicirikan dengan adanya klorofil atau kemampuan menguraikan bahan-bahan kimia sebagai energi dalam pembentukan bahan organik.

Biologi sebagai bagiaan dari Ilmu pengetahuan merupakan kumpulan konsep, prinsip, hukum, dan teori yang dibentuk melalui serangkaian kegiatan ilmiah. Suatu pengetahuan dapat disebut sebagai ilmu apabila memenuhi syarat atau ciri-ciri sebagai berikut.

1. Memiliki Obyek Kajian Suatu ilmu harus memiliki objek kajian, contoh ilmu matematika memiliki objek kajian berupa angka-angka, ilmu kimia memiliki objek kajian berupa zat-zat beserta sifatnya.

2. Memiliki Metode Pengembangan ilmu pengetahuan tidak dapat dilakukan secara asal-asalan,tetapi menggunakan cara atau metode tertentu. Metode yang digunakan itu bersifat baku dan dapat dilakukan oleh siapapun.

3. Bersifat Sistematis Dalam biologi, jika kita akan mempelajari tentang sel, maka materi yang dipelajari perlu mendapat dukungan materi lain, misalnya tentang jaringan, organ, sistem organ, dan individu. Demikian pula sebaliknya, sehingga pengetahuan-pengetahuan itu tidak bertolak belakang. Ilmu pengetahuan bersifat sistematis adalah bahwa sebuah pengetahuan harus memiliki hubungan ketergantungan dan teratur, tidak boleh ada unsur-unsur yang saling bertolak belakang.

4. BersifatUniversal Kebenaran ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh ilmu harus berlaku secara umum.

5. Bersifat Obyektif Sebuah ilmu pengetahuan harus menggambarkan keadaan secara apa adanya, yaitu mengandung data dan pernyataan yang sebenarnya (bersifat jujur), bebas dari prasangka, kepentingan, atau kesukaan pribadi.

6. BersifatAnalisis Kajian suatu ilmu pengetahuan dapat terbagi-bagi menjadi bagian yang lebih rinci guna memahami berbagai hubungan, sifat, serta peranan dari bagian-bagian tersebut.

7. Bersifat Verifikatif Suatu ilmu mengarah pada tercapainya suatu kebenaran. Misalnya, teori tentang Generatio Spontanea, menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati yang sudah diyakini kebenarannya, tetapi akhirnya teori itu digugurkan dengan teori Biogenesis, menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup juga. Akhirnya teori ini diyakini kebenarannya sampai sekarang.

copyright by: heri khusairi@2011biology


Selasa, 28 Juni 2011

Biologi


Biologi atau ilmu hayat adalah ilmu yang mempelajari aspek fisik kehidupan. Istilah "biologi" dipinjam dari bahasa Belanda, biologie, yang juga diturunkan dari gabungan kata bahasa Yunani, βίος, bios ("hidup") dan λόγος,logos ("lambang", "ilmu"). Istilah "ilmu hayat" dipinjam dari bahasa Arab, juga berarti "ilmu kehidupan". Obyek kajian biologi pada masa kini sangat luas dan mencakup semua makhluk hidup dalam berbagai aspek kehidupannya.

Berbagai cabang biologi mengkhususkan diri pada setiap kelompok organisme, seperti botani (ilmu tentang tumbuhan), zoologi (ilmu tentang hewan), dan mikrobiologi (ilmu tentang jasad renik). Perbedaan-perbedaan dan pengelompokan berdasarkan ciri-ciri fisik kelompok organisme dipelajari dalam sistematika, yang di dalamnya mencakup pula taksonomi dan paleobiologi.

Berbagai aspek kehidupan dikaji pula dalam biologi. Ciri-ciri fisik bagian tubuh dipelajari dalam anatomi dan morfologi, sementara fungsinya dipelajari dalam fisiologi. Perilaku hewan dipelajari dalam etologi. Perkembangan ciri fisik makhluk hidup dalam kurun waktu panjang dipelajari dalam evolusi, sedangkan pertumbuhan dan perkembangan dalam siklus kehidupan dipelajari dalam biologi perkembangan. Interaksi antarsesama makhluk dan dengan alam sekitar mereka dipelajari dalam ekologi; Mekanisme pewarisan sifat—yang berguna dalam upaya menjaga kelangsungan hidup suatu jenis makhluk hidup—dipelajari dalam genetika.

Saat ini bahkan berkembang aspek biologi yang mengkaji kemungkinan berevolusinya makhluk hidup pada masa yang akan datang, juga kemungkinan adanya makhluk hidup di planet-planet selain bumi, yaitu astrobiologi. Sementara itu, perkembangan teknologi memungkinkan pengkajian pada tingkat molekul penyusun organisme melalui biologi molekular serta biokimia, yang banyak didukung oleh perkembangan teknik komputasi melalui bidang bioinformatika.

Ilmu biologi banyak berkembang pada abad ke-19, dengan ilmuwan menemukan bahwa organisme memiliki karakteristik pokok. Biologi kini merupakan subyek pelajaran sekolah dan universitas di seluruh dunia, dengan lebih dari jutaan makalah dibuat setiap tahun dalam susunan luas jurnal biologi dan kedokteran.